Cara mengatasi kesalahan umum yang terjadi pada penyambungan layar
Kedua, layar penyambungnya berwarna putih.
A. Fenomena layar penyambungan berwarna putih menunjukkan bahwa panel lampu latar dapat berfungsi normal. Pertama, periksa apakah motherboard dapat berfungsi normal. Tekan sakelar daya untuk memeriksa apakah lampu indikator menyala. Jika lampu indikator berubah warna, berarti motherboard berfungsi normal.
1. Periksa apakah kabel penghubung keluaran sinyal motherboard layar sambung ke layar dalam kontak yang buruk (kabel penghubung atau layar dapat diganti).
2. Periksa apakah tegangan setiap titik kerja motherboard normal, terutama tegangan catu daya panel.
3. Periksa sinyal medan garis dan sinyal jam (dari input ke output) dengan osiloskop.
B. Jika indikator layar penyambungan tidak merespons atau tidak menyala, ini menandakan motherboard tidak berfungsi normal. 1. Periksa tegangan setiap titik operasi motherboard, dan perhatikan tegangan EEPROM (sekitar 4,8V), tegangan reset (tinggi atau rendah, tergantung model), dan tegangan MCU. Jika catu daya mengalami korsleting, harap perhatikan posisi korsleting dengan saksama, yang dapat menyebabkan korsleting pada lapisan tembaga papan sirkuit tercetak.
2. Cari tahu apakah pin MCU berhubungan baik dengan motherboard.
3. Periksa apakah chip motherboard layar penyambung dan mikrokomputer chip tunggal berfungsi, dan ukur apakah osilator kristal mulai bergetar dengan osiloskop.
4. Jika perlu, ganti mikrokomputer chip tunggal atau bakar ulang mikrokomputer chip tunggal tersebut.
Ketiga, penyambungan layar.
1. Ukur apakah keluaran clock dari motherboard layar penyambungan normal.
2. Periksa rangkaian penyambungan sinyal RGB motherboard layar dari input ke chip utama (apakah ada hubungan pendek pengelasan virtual, apakah ada kesalahan resistansi kapasitor).
3. Periksa apakah ada hubungan pendek pengelasan virtual (susunan pin IC dan susunan pin ganda, terutama soket datar) di sirkuit konektor dari keluaran sinyal motherboard layar sambung ke keluarannya.
4. Ganti layar jika perluKeempat, lampu indikator dua warna layar sambung tidak menyala atau hanya memiliki satu warna.
1. Periksa apakah keluaran level trioda ke lampu indikator yang dikontrol oleh mikrokomputer chip tunggal pada layar penyambungan normal, yang biasanya 3,3V pada level tinggi dan 0V pada level rendah. Saat mesin dihidupkan dan dimatikan, kedua level ini akan menjadi berlawanan. Jika tidak normal, periksa apakah ada hubungan pendek dan pengelasan virtual antara sirkuit dan mikrokomputer chip tunggal.
2. Periksa apakah tegangan catu daya (5V) dari trioda layar penyambungan normal dan apakah output trioda normal. Tegangan pada lampu indikator dapat diukur.
3. Periksa apakah soket motherboard layar penyambung tidak bersentuhan dengan baik dengan keyboard, dan apakah papan sirkuit mengalami hubungan pendek ke ground.
4. Lampu indikator perlu diganti.
Kelima, layar penyambung diberi warna.
1. Periksa rangkaian penyambungan sinyal motherboard layar dari input ke chip utama (apakah ada hubungan pendek pengelasan virtual dan apakah nilai kapasitor dan resistor salah).
2. Masuk ke mode pabrik, sesuaikan white balance, dan sesuaikan warna normal.
3. Jika perlu, ganti mikrokontroler layar penyambungan atau bakar ulang mikrokontroler.
Keenam, tidak ada sinyal pada layar penyambungan.
A. tidak ada sinyal masukan setelah dinyalakan.
1. Periksa sambungan kabel VGA.
2. Periksa rangkaian dari masukan medan garis motherboard layar penyambung (perhatikan apakah ada hubungan pendek antara medan garis dudukan induk VGA dan ground) ke keluaran inverter dan kemudian ke chip utama (apakah ada hubungan pendek pengelasan virtual dan apakah nilai kapasitansi dan resistansi salah).
3. Periksa tegangan setiap titik kerja motherboard layar penyambung (chip utama mungkin rusak).
B, di luar tampilan setelah boot
1. Periksa apakah sinyal input komputer berada di luar jangkauan.
2. Periksa tegangan setiap titik kerja motherboard layar penyambung (chip utama mungkin rusak).
3. Apakah "fase" dapat diatur dengan pengaturan otomatis atau pengaturan manual.
4. Periksa tegangan setiap titik kerja motherboard (chip utama mungkin rusak).
5. Periksa apakah resistansi kapasitansi loop terkunci fase memiliki nilai kesalahan.
6. Periksa rangkaian dari input medan linier ke output inverter, lalu ke chip utama (apakah terdapat resistansi kapasitor hubung singkat las virtual atau tidak, dan apakah terdapat nilai kesalahan). VII. Gambar ganda
1. Periksa apakah sinyal input disebabkan oleh koneksi dan distribusi, atau apakah kabel VGA tidak memenuhi spesifikasi.
2. Periksa apakah dudukan VGA pada motherboard layar sambung ada pengelasan virtual atau malah pengelasan.
3. Periksa rangkaian dari masukan sinyal layar penyambungan ke chip untuk pengelasan virtual, hubungan pendek, dan kesalahan resistansi kapasitor.

English
Español
Deutsch
Français
Português
Русский
عربي
Melayu
Indonesia
Tiếng Việt
Filipino